Sabtu, 01 April 2017

Perjuangan dakwah dalam organisasi


Ustadz Syaifuddin


QS Al Kahfi
Sesungguhnya mereka adalah pemuda yang beriman kepada Allah, lalu Allah menambahkan petunjuk kepada mereka.

Mereka 7 orang pemuda menghadapi pemerintahan yang dzolim, dan menyelamatkan  iman mereka dengan sembunyi di gua, lalu Allah menidurkan mereka 309 tahun.

Pemuda harus punya kesadaran untuk menyelamatkan aqidahnya.

Masih ada pendapat bahwa organisasi tidak ada pada zaman Rasulullah, so it is bid'ah.
Jika umat islam seperti itu maka umat islam akan mudah diperdaya oleh orang lain.

Cerita tentang orang jawa yang dipekerjakan di Suriname pada jaman belanda. Ada tiga angkatan eksodus ke Suriname. Orang jawa meskipun tidak sholat tapi tidak mau meninggalkan agamanya. Karena secara fitroh, manusia butuh Tuhan, mereka mencari Tuhan, bagaimana cara beribadah. Di jawa mereka sholat menghadap lor ngulon, mereka ratusan tahun sholat menghadap kulon. Orang Arab datang meluruskan, mereka takut. Maka dakwah itu perlu dengan bahasa kaumnya. Ajari yang penting dulu, baru merambat ke hal lain. Maka dikirimkanlah kyai Amin Kauman selama 6 bulan. Tiga bulan pertama, dia tidak pernah menyinggung soal kiblat, ketika ditanya ' Dakwah itu perlu metode, perlu waktu untuk bisa meyakini dainya. Saya membangun kepercayaan dulu. Ketika sudah yakin. Pak Amin tiba tiba sholat menghadap timur. Baru kemudian dia menjelaskan. Sebagian mengikuti kyai Amin, dan sebagian masih tetap menghadap barat. 

Dari kisah ini, urgensi organisasi.
Ali as : kebenaran yang tidak diatur secara rapi, akan dilibas oleh kejahatan yang terorganisasi

Dakwah dengan organisasi bukan bid'ah, tapi sebagai wasilah. 

Landasan hidup warga Muhammadiyah

1. Hidup manusia harus berdasar tauhid ibadah dan taat pada Allah.

Ghozali said modal muslim 2 : iman n ibadah..

Tidak ada kamusnya aktivis IMM gak sholat..

Perlu tauhid yang kuat, sebelum belajar hal hal lain. Waktu kita tidak lama, berjuanglah diatas agama Allah. Jangan sia-siakan.

2. Hidup manusia bermasyarakat.
Barang siapa tidak peduli dg umat islam, dia bukan bagian darinya.

3. Mematuhi ajaran ajaran islam dg keyakinan bahwa ajaran islam satu satunya landasan kepribadian dan ketertiban bersama dunia akherat.

Islam dinnul ayah. way of life.

Islam is the one and only. 

4. Menegakkan dan menjunjung tinggi agama islam dalam masyarakat adl kewajiban sebagai ibadah kepada Allah dan ikhsan kepada kemanusiaan.

Setiap kita punya kewajiban  menyampaikan berdakwah. 

Niatkan karena Allah.

5. Itiba pada langkah nabi  Muhammad saw.

6. Melancarkan amal usaha dan perjuangan dengan tertib organisasi.

Konsep pak AR: setiap 10 kk ada satu dai.

Kondisi dimana, teknologi informasi sering disalah gunakan untuk kemunkaran.

Islam mengakses kemajuan, ambil baik tinggalkan yang buruk.

Kesimpulan:

Setiap kita dai, berdakwahlah sesuaikan dengan keadaan yang didakwahi. Mulailah dari komunitas kita.

Apakah mungkin islam ( berbagai organisasi) di Indonesia bersatu?

Berjalan di atas satu akidah, InsyaAllah bisa bersatu. Tapi biarkan mereka berjalan dalam org dan gerakannya sendiri

Bagaimana dakwah di tempat kolot?

1. Bangun kepercayaan,
2. Betul betul perhatian dg umat, bukan sekedar keepentingan
3. Mau berkorban untuk umat, harta waktu pikiran

Bagaimana agar tidak terjebak dalam aktivitas padat, tapi miskin makna?

Waktu anugerah Allah, 2 kenikmatan yang melalaikan yaitu sehat dan waktu luang.
Pilih dan pilah aktivitas yang benar dan bermanfaat, pandailah memanajemen waktu, pelajari fikh prioritas.

Dari Catatan Angga pada Kajian IMM di Masjid UNY Wates.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar