Senin, 24 April 2017

KEMULIAAN ORANG MUKMIN

Sesungguhnya kemuliaan orang-orang mukmin ada pada menegakkan qiamullail, dan kemenangannya ada pada ketidakbergantungan mereka kepada​ manusia. 

(Kitab Mukhtarul Ahadits)

Sabtu, 22 April 2017

DORONGAN MENYEMBUNYIKAN KEBAIKAN


Rasulullah SAW bersabda : "Sembunyikanlah kebaikan-kebaikanmu sebagiamana engkau menyembunyikan keburukan-keburukanmu, dan janganlah engkau kagum dengan amalan-amalanmu, sesungguhnya engkau tidak tahu apakah engkau termasuk orang yang celaka (masuk neraka) atau orang yang bahagia (masuk surga)." (HR. Al-Baihaqi)

Jumat, 21 April 2017

ORANG YG PALING PANDAI


Org yg paling pandai adl org yg paling takut kpd Allah Swt., dan org yg paling bodoh adl org yg paling gemar berbangga diri dg kebaikannya.

(Syaikh Mutawalli Asy Sya'rawi)

syaifuddin.manar@gmail.com

Kamis, 20 April 2017

BAHAYA RIYA


Makna riya adalah seseorang yg memperlihatkan amalnya pd org lain dg harapan mendapat posisi, kedudukan, pujian, dan segala bentuk keduniaan lainnya. 

Riya merupakan sifat atau ciri khas orang-orang munafik. Allah berfirman dlm  surat An-Nisaa : 142, “Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat itu) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.”

Dlm sebuah hadits disebutkan bhw Allah SWT memberikan hukuman kpd org-org yang telah melakukan amal-amal terbaik, baik itu mujahid, pengajar Al Qur'an dan org yang senantiasa berinfak, semuanya diseret ke neraka krn amal mereka tidak ikhlas kepada Allah. 

Rasulullah Saw bersabda “Siapa yang menuntut ilmu, dan tidak menuntutnya kecuali untuk mendapatkan perhiasan dunia, maka ia tidak akan mendapatkan wangi-wangi surga di hari akhir.” (HR Abu Dawud)

Rabu, 19 April 2017

KEBAIKAN YG BANYAK TENGGELAM DALAM SEDIKIT KESALAHAN


        Suatu saat seorang anak usia 13 th dimarahi oleh ayahnya dan selama usia tersebut dia baru satu kali mendapat marah.
 
       Karena sebab dimarahi itu dia kabur dan tidak mau pulang ke rumah ayahnya. Mengetahui kejadian itu Pakde si anak menawarinya utk menginap di rumahnya sembari mau memberi nasehat agar ia mau kembali ke rumah bapaknya.

        Di rumah Pakdenya selama satu hari keponakan tersebut mendapat sambutan dan perlakuan yg baik. Mau mandi disiapkan air hangat, mau makan tinggal ngambil di dapur dg lauk yg lengkap, minuman tinggal pilih, utk tidurnya disiapkan kamar yg bersih dan kasur yg empuk.

       Anak tersebut menginap semalam dan setelah Pakdenya memberikan nasehat agar mau kembali, dia mengiyakan nasehat tsb. 

          Setelah si anak pamitan dan mau kembali ke rumah, Pakdenya melepas sambil memberi uang saku dan ucapan selamat jalan.

         Sesampainya di rumah, si anak memandang bapaknya (yg meyambut gembira dg kedatangannya) dg pandangan tdk simpatik dan terlontar ucapan bahwa Pakdenya jauh lebih baik dari bapaknya.

       Kebaikan seorang bapak selama 13 th seakan tdk ada sama sekali dan tenggelam karena kemarahan pd si anak yg baru sekali itu. Benarlah firman Allah, "Dan amat sedikit hamba-hamba-Ku yg pandai bersyukur."

syaifuddin.manar@gmail.com

Selasa, 18 April 2017

OSTEOPOROSIS IDEOLOGI DALAM MUHAMMADIYAH 


Beberapa hari yang lalu saya diminta mengisi tabligh akbar di Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Ramai juga yang hadir. Tapi dalam sesi tanya jawab saya menyadari ternyata permasalahan Muhammadiyah dimanapun di Sumatera ini hampir sama, "OSTEOPOROSIS IDEOLOGI".
Ruh Muhammadiyah itu adalah ideologinya. Dimana Islam, dakwah dan tajdid menjadi menjadi ikon tali berpilin tiga dan tiga tungku sejerangan. Muhammadiyah mustahil tanpa Islam. Muhammadiyah sirna tanpa dakwah dan Muhammadiyah lenyap tanpa tajdid.
Islam, Dakwah dan tajdid menjadi pondasi dan tempat berpijak di setiap level kepemimpinan dan Amal Usaha Muhammadiyah. Sehingga keberhasilan Muhammadiyah harus diukur  sejauh mana ketiga unsur itu menjadi jiwa yang menggerakkan, bukan pelengkap yang selalu ditepikan.
Rumah sakit Muhammadiyah tanpa ideologi akan betul-betul menjadi rumah yang sakit. Universitas Muhammadiyah tanpa ideologi akan melahirkan sarjana tanpa makna. Sekolah Muhammadiyah tanpa ideologi akan menciptakan siswa dan siswi tanpa jiwa dan budi. Demikian juga  Amal usaha yang lainnya, jika tanpa sentuhan ideologi akan melahirkan pekerja yang semangat berusaha tapi miskin beramal. Pada akhirnya Amal Usaha bukan berperan menjadi bidang dakwah dalam bingkai yang khusus, tapi sapi perah dari berbagai kepentingan. Kalau sudah begini, maka Amal Usaha berkembang maju sementara gerakan dakwah beringsut turun. Biang menunggu koyak, retak menanti pecah. 
Pemantapan ideologi ini suatu keniscayaan. Khususnya di kalangan kader. Sebab ternyata perkaderan formal yang ada tidak menjamin keteguhan ideologi. Sehingga memang perlu ada revolusi dalam sistem perkaderan. Kalau tidak akan banyak lahir kader kita ke depan yang  berbadan Muhammadiyah, tapi berjiwa jiran sebelah. Dan ini sudah merebak.
Aroma ilmiah sudah mulai pengap, sementara nuansa amaliyah kian gersang. Pengajian sepi, pengkajian semakin sunyi. Kalau sudah begini tentu amal akan melarikan diri. Tajdid berubah menjadi taqlid.
Lalu seorang peserta bertanya, kalau sudah demikian keadaannya, apa yang harus kita lakukan dan darimana memulainya ? Saya hanya bisa menajwab, kembali ke khittah perjuangan  Muhammadiyah dan  mulai dari lngkungan terkecil. Setiap kita adalah kader Muhammadiyah yang harus hidup dan menghidupkan Muhammadiyah. Sehingga setiap gerak dan langkah memancarkan cahaya al-Quran dan al-Sunnah sebagaimana yang termaktub dalam Tarjih. Belajarlah ikhlas bermuhammadiyah. Sebab kita yang butuh Muhammadiyah, bukan Muhammadiyah yang butuh kita. Tanpa kita persyarikatan ini tetap ada. Tapi jadilah orang yang membawa rahmat, bukan laknat di Muhammadiyah. Mulailah dari sekarang atau momennya akan hilang. Kita sudah punya nama baik, maka mari kita jaga baik-baik. Berjuanglah.......
Fb. Dr Saidul Amin, PW. M Riau
Diposkan ke grup WA oleh Ustadz Thohari.

KESEMPURNAAN NIKMAT DLM PENDIDIKAN


TIGA KESEMPURNAAN NIKMAT DLM PENDIDIKAN

      Apabila terkumpul 3 perkara pd seorang guru maka menjadi kesempurnaan nikmat bagi murid-muridnya yakni 
1. Kesabaran
2. Rendah hati
3. Akhlak yg baik

         Dan apabila terkumpul 3 perkara pd para murid maka menjadi kesempurnaan nikmat bagi guru-gurunya yakni 
1. Akal (kecerdasan)
2. Adab yg baik
3. Mudah memahami materi
(Kitab Tanbihul Muta'allim)

syaifuddin.manar@gmail.com

Senin, 17 April 2017

JANGAN MENCINTAI ORANG YG MENINGGALKAN ALLAH

"Janganlah mencintai seseorang yang meninggalkan Allah, jika Allah saja ia tinggalkan bagaimana dengan hanya seorang dirimu?" (Imam Asy Syafi'i)


Minggu, 16 April 2017

KENAPA TAKUT FAKIR?

Imam Hasan al-Bashri berkata : "Aku telah membaca pada 90 tempat dalam al Quran, bahwa sesungguhnya Allah SWT telah menetapkan rezeki dan memberikan jaminan rezeki itu untuk makhlukNya.

Dan aku membaca (hanya) pada satu tempat setan menakut-nakutimu akan kefakiran, lantas apakah layak kita ragu terhadap perkataan yang Maha Benar yang telah memberikan jaminan 90 kali, sementara kita mempercayai perkataan pembohong (setan) yang hanya sekali saja?"

Sabtu, 15 April 2017

PANTANG MENYERAH

Suatu kali Allahu yarham KH. Ibnu Jureimi Mudir Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) Jogjakarta dirawat di PKU Muhammadiyah Jogja, pd waktu yg sama Ust. Muhammad Muqaddas (wkt itu msh menjabat ketua PP. Muhammadiyah) juga dirawat di sana pd ruang yg berbeda.

      Saat mengetahui Ust. Muhammad juga sdg dirawat di PKU, KH. Ibnu Jureimi bangkit dari pembaringan dg menenteng infus berjalan mencari ruang tempat Ust. Muhammad dirawat utk membezuk sekaligus menyampaikan sesuatu.

     Saat KH. Ibnu Jureimi sampai di tempat Ust. Muhammad, beliau kaget dan menyarankan agar KH. Ibnu Jureimi kembali ke bangsalnya utk beristirahat tdk usah susah-susah menengoknya.

    KH. Ibnu Jureimi kemudian menyampaikan bahwa kedatangan di bangsal Ust. Muhammad selain ingin ngaruhke juga ingin minta tolong pd Ust. Muhammad agar bisa meminjamkan ke PKU mobil utk mengisi pengajian PDM Kebumen di Gombong.

      Permintaan KH. Ibnu Jureimi kemudian disampaikan Ust. Muhammad ke PKU dan dikabulkan oleh pihak PKU.

      Keesokan harinya dikisahkan jamaah pengajian PDM Kebumen menanti kedatangan pembicara yg ditunggu-tunggu sejak pagi. Tiba-tiba masuk sebuah mobil Ambulan ke tengah-tengah arena pengajian. Para jamaah bertanya-tanya dlm hati siapa yg sakit. 

      Tidak diduga ternyata dari mobil itu keluar KH. Ibnu Juremi sang pembicara yg telah dinanti-nanti kehadirannya. 

       Itulah KH. Ibnu Jureimi figur da'i Muhammadiyah yg pantang menyerah dlm kondisi apapun, walaupun sakit beliau enggan berhenti bertabligh. 

(Dinukil dari penuturan dr. Agus Taufiqurrahman, M.Kes dlm Halaqah Tarjih di Unires UMY 7 th yg lalu)

syaifuddin.manar@gmail.com

Jumat, 14 April 2017

DAHSYATNYA ISTIGHFAR

Ada seseorang yg datang ke Imam Hasan Bashri dia mengeluhkan ttg paceklik yg dia alami. Imam Hasan Bashri menganjurkan utk beristighfar.

Lain wkt ada seseorang yg datang ke Imam Hasan Bashri dia mengeluhkan ttg kemiskinan yg dia alami. Imam Hasan Bashri menganjurkan utk beristighfar.

Kesempatan lain ada seseorang yg datang ke Imam Hasan Bashri dia mengeluhkan ttg lahan pertanian kering yg dia alami. Imam Hasan Bashri menganjurkan utk beristighfar.

Begitu juga ada seseorang yg datang ke Imam Hasan Bashri dia mengeluhkan ttg belum punya anak setelah sekian lama berkeluarga yg dia alami. Imam Hasan Bashri menganjurkan utk beristighfar.

Lalu beliau membaca ayat :

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوْا رَبَّكُمْ  ؕ  اِنَّهٗ كَانَ غَفَّارًا  
"maka aku berkata (kepada mereka), Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, sungguh, Dia Maha Pengampun,"

يُّرْسِلِ السَّمَآءَ عَلَيْكُمْ مِّدْرَارًا  
"niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu,"

وَّيُمْدِدْكُمْ بِاَمْوَالٍ وَّبَنِيْنَ وَيَجْعَلْ لَّـكُمْ جَنّٰتٍ وَّيَجْعَلْ لَّـكُمْ اَنْهٰرًا   
"dan Dia memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan kebun-kebun untukmu dan mengadakan sungai-sungai untukmu." (QS. Nuh : 10 - 12)

syaifuddin.manar@gmail.com

Kamis, 13 April 2017

TANDA-TANDA SOMBONG

Dalam kitab Risalatul Mu'awanah disebutkan beberapa tanda Sombong antara lain :

1. Ingin selalu menjadi pemimpin dlm setiap majelis dan pertemuan.

2. Berambisi utk selalu lebih unggul dari rekan-rekan nya.

3. Senantiasa merasa suci dan senang memuji diri sendiri.

4. Besar mulut, sering membual dan selalu menuntut hak rekan-rekannya.


syaifuddin.manar@gmail.com

Rabu, 12 April 2017

TANDA-TANDA SIKAP RENDAH HATI

Dalam kitab Risalatul Mu'awanah disebutkan beberapa tanda sikap rendah hati adl :

1. Lebih senang menjadi org yg tdk dikenal tdk menyukai popularitas.

2. Mau menerima kebenaran dari siapa saja, baik dari org terhormat atau org rendahan.

3. Mencintai orang-orang fakir dan senang berkumpul serta duduk bersama mereka.

4. Suka menunaikan kepentingan org lain dg sesempurna mungkin.

5. Berterima kasih kpd org yg memperhatikan hak yg dibebankan kpd mereka serta memaafkan org yg melalaikannya.

syaifuddin.manar@gmail.com

Selasa, 11 April 2017

Ortu Durhaka

KEDURHAKAAN ORANG TUA KPD ANAK

Suatu ketika seorang​ laki-laki datang kepada Khalifah Umar untuk mengadukan kedurhakaan anaknya kepada​ dirinya.

Lalu Umar mengundang anak tersebut untuk menanyakan tentang sikap kedurhakaannya kepada​ bapaknya, lantas anak itu bertanya: 

 "Wahai Amirul Mukminin bukankah anak itu punya hak dari org tuanya?"

Umar berkata: "Tentu".

Anaknya bertanya : "Apa sajakah hal itu wahai Amirul Mukminin?"

Umar menjawab: "Memilihkan ibu baginya, memberi nama yg baik kpd nya dan mengajarkan Al Kitab (Al Qur'an) kpd-nya."

Anak berkata :"Wahai Amirul Mukminin, sesungguhnya org tuaku blm pernah melakukan salah satu pun di antara semua itu. Adapun ibuku seorang berkebangsaan Ethiopia keturunan majusi. Ayahku memberi nama aku Ju'al (kumbang kelapa) dan dia blm pernah mengajariku satu huruf pun dari Al Kitab."

Kemudian Umar menoleh kpd laki-laki itu dan berkata: "Engkau telah datang kpd ku utk mengadukan, bhw anakmu telah berbuat durhaka kpd mu, padahal engkau telah durhaka kpd nya sebelum ia berbuat durhaka kpd mu"

(Syaikh Abdullah Nasih Ulwan, Tarbiyatul Aulad fil Islam)

syaifuddin.manar@gmail.com

Senin, 10 April 2017

URGENSI ORGANISASI 

URGENSI ORGANISASI DLM KEBAIKAN


الحق بلا نظام سيغلبه الباطل بالنظام

Kebenaran yang tidak diorganisir (dg rapi, tertib) akan dikalahkan dg kebatilan yang diorganisir (dg rapi, tertib).

(Sahabat Ali bin Abi Thalib r.a)

Minggu, 09 April 2017

Hati Adalah Cermin

Kata-kata Hikmah:

Hati adalah seperti cermin. Ia akan mewujudkan apa saja yang tersimpan di dalam hati seseorang.

Jika hati seorang menyimpan perasaan yang bersih maka penampilan orang itu akan menarik perhatian orang lain karena perilakunya yang terpuji.

Kalau hatinya kotor, maka perilaku orang itu bagaikan asap yang gelap. Sehingga budi pekertinya selalu akan condong kepada keburukan.

(Syaikh Umar bin Hafidz)

Sabtu, 08 April 2017

DELAPAN JENIS REZEKI DARI ALLAH

Berikut ini macam macam rejeki:

1) Rezeki Yang Telah Dijamin.

 وَمَا مِنْ دَآ بَّةٍ فِى الْاَرْضِ اِلَّا عَلَى اللّٰهِ رِزْقُهَا...

"Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya...(QS. Hud : 6)

2) Rezeki Karena Usaha.

 وَاَنْ لَّيْسَ لِلْاِنْسَانِ اِلَّا مَا سَعٰى...

"dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya..." (QS. An-Najm : 39)

3) Rezeki Karena Bersyukur.

 وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّـكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ

"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, Sesungguhnya jika kamu¿ bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat." (QS. Ibrahim : 7)

 4) Rezeki Tak Terduga.

 ... ۙ وَمَنْ يَّـتَّـقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مَخْرَجًا(٢) وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ؕ ...

"...dan barang siapa bertakwa kpd Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya..." (QS. At-Talaq : 2-3)

5) Rezeki Karena Istighfar.

 فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوْا رَبَّكُمْ ؕ اِنَّهٗ كَانَ غَفَّارًا (١٠) يُّرْسِلِ السَّمَآءَ عَلَيْكُمْ مِّدْرَارًا (١١)

"maka aku berkata (kepada mereka), Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, sungguh, Dia Maha Pengampun, niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu," (QS. Nuh : 11)

 6) Rezeki Karena Menikah.

 وَاَنْكِحُوا الْاَيَامٰى مِنْكُمْ وَالصّٰلِحِيْنَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَاِمَآئِكُمْ ؕ اِنْ يَّكُوْنُوْا فُقَرَآءَ يُغْنِهِمُ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖ ؕ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْم

"Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui." (QS. An-Nur : 32)

7) Rezeki Karena Anak.

 وَلَا تَقْتُلُوْۤا اَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ اِمْلَاقٍ ؕ نَحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَاِيَّاكُمْ ؕ اِنَّ قَتْلَهُمْ كَانَ خِطْاً كَبِيْرًا

"Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin. Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka dan kepadamu. Membunuh mereka itu sungguh suatu dosa yang besar." (QS. Al-Isra' : 31)

8) Rezeki Karena Sedekah

 مَنْ ذَا الَّذِيْ يُقْرِضُ اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضٰعِفَهٗ لَهٗۤ اَضْعَافًا کَثِيْرَةً ؕ وَاللّٰهُ يَقْبِضُ وَيَبْصُطُ ۖ وَ اِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ

"Barang siapa meminjami Allah dengan pinjaman yang baik, maka Allah melipatgandakan ganti kepadanya dengan banyak. Allah menahan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan." (QS. Al-Baqarah : 245)

 syaifuddin.manar@gmail.com

Jumat, 07 April 2017

KEPENTINGAN MUSLIM

Berkata Imam Hasan Bashri :

Setiap org berjalan utk sesuatu yg penting baginya. Barang siapa yg mementingkan sesuatu, maka ia banyak menyebutnya. 

Tdk ada dunia bg org yg tdk memiliki akhirat. Dan barang siapa mementingkan dunia atas akhirat, maka ia tdk memiliki dunia maupun akhirat. 

(Untaian Nasihat Hasan Bashri)

Kamis, 06 April 2017

CIRI-CIRI ORANG YG BERTAWAKKAL

Syaikh Abdullah al-Haddad pernah mengungkapkan bahwa ciri-ciri orang yang bertawakal ada tiga:

1. Ia tidak pernah berharap kepada selain Allah SWT dan tidak pernah takut kecuali kepada Allah SWT. 

2. Ia tidak pernah meresahkan ihwal rejeki karena ia percaya penuh akan jaminan Allah SWT.

3. Hatinya tidak terguncang tatkala menghadapi sesuatu yang sangat menakutkan.

Rabu, 05 April 2017

DISEGERAKAN BALASANNYA

AMAL KEBAIKAN YG DISEGERAKAN BALASANNYA


عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ قَالَتْ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَسْرَعُ الْخَيْرِ ثَوَابًا الْبِرُّ وَصِلَةُ الرَّحِمِ وَأَسْرَعُ الشَّرِّ عُقُوبَةً الْبَغْيُ وَقَطِيعَةُ الرَّحِمِ.

"Dari 'Aisyah Ummul Mukminin dia berkata; Rasulullah Saw bersabda: "Amalan baik yang akan di segerakan pahalanya adalah berbuat baik dan menyambung silaturrahim, sedangkan perbuatan dosa yang akan di segerakan siksanya adalah kezaliman dan memutuskan tali silaturrahim." (HR. Ibnu Majah : 4212)

CUKUPLAH DENGAN RIDHA ALLAH

Berikut Tulisan Mantan Grand Syaikh Al Azhar Sayyid Muhammad Ath Thantawi yg mengesankan:

 كُلُّنَا اَشْخَاصٌ عَادِيٌّ فِى نَظْرِ مَنْ لاَ يَعْرِفُنَا

Kita semua adalah orang biasa dalam pandangan orang-orang yg tidak mengenal kita..

 وَكُلُّنَا اَشْخَاصٌ رَائِعُوْنَ فِى نَظْرِ مَنْ يَفْهَمُنَا 

Kita adalah orang yang menarik di mata orang yang memahami kita..

، وَكُلُّنَا اَشْخَاصٌ مُمَيِّزُوْنَ فِى نَظْرِ مَنْ يُحِبُّنَا

Kita istimewa dalam penglihatan orang - orang yang mencintai kita..

 وَكُلُّنَا اَشْخَاصٌ مَغْرُوْرُوْنَ فِى نَظْرِ مَنْ يَحْسُدُنَا

Kita adalah pribadi yg menjengkelkan bagi orang yang penuh kedengkian..

 ، وَكُلُّنَا اَشْخَاصٌ سَيِّئُوْنَ فِى نَظْرِ مَنْ يَحْقِدُ عَلَيْنَا

Kita adalah orang-orang jahat di dalam tatapan orang - orang yang iri...

 ، لِكُلِّ شَخْصٍ نَظْرَتُهُ، فَلاَ تَتْعَبْ نَفْسَكَ لِتُحْسِنَ عِنْدَ الآخَرِيْنَ

Pada akhirnya, setiap orang memiliki pandangannya masing masing, maka tak usah berlelah lelah agar tampak baik di mata orang lain..

 ، يَكْفِيْكَ رِضَا اللّٰهُ عَنْكَ ، رِضَا النَّاسِ غَايَةٌ لاَ تُدْرَك 

Cukuplah dengan ridha Allah bagi kita, sungguh mencari ridha manusia adalah tujuan yang tak kan pernah tergapai..

، وَرِضَا اللّٰهُ غَايَةٌ لاَ تُتْرَك ، فَاتْرُكْ مَا لاَ يُدْرَكْ ، وَاَدْرِكْ مَا لاَ يُتْرَكْ   

Sedangkan Ridha Allah, destinasi yang pasti sampai, maka tinggalkan segala upaya mencari keridhaan manusia, dan fokus saja pada ridha Allah.

Minggu, 02 April 2017

AMM Kulon Progo Adakan Perkaderan dengan Wisata Religi



Dalam organisasi Dakwah perlu melakukan perkaderan yang kreatif agar dakwah tetap berjalan. Dengan adanya tantangan itu AMM (Angkatan Muda Muhammadiyah) Kulon Progo mengadakan “Wisata Religi”. Acara tersebut diadakan Ahad, (02/04) di Taman Sungai Mudal, Girimulyo, Kulon Progo. Dipilihnya tempat di Taman Sungai Mudal sekaligus memperkenalkan potensi wisata di daerahnya sendiri.
Wisata religi ini diikuti dari beberapa unsur Angkatan Muda Muhammadiyah di Kulon Progo antara lain : Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, total peserta 200 orang. Acara ini di isi dengan out bond dan pengajian yang di sampikan oleh Ust. Budi Jaya dari UAD.
Dalam pengajian itu Ust. Budi Jaya menyampaikan perlunya wisata ilmiah, wisata silaturahim supaya tidak mudah menyalahkan orang lain, agar tidak kagetan. Koordinator acara ini Mahargian Andrianto, Sekretaris Umum Pemuda Muhammadiyah Kulon Progo mengatakan, acara ini diadakan untuk mempererat tali silaturahim antar AMM sekaligus perkaderan secara non formal mengajak anak muda untuk gabung di AMM dengan cara yang kreatif. (Rcn)

Sumber:
http://pmdiy.or.id/amm-kulon-progo-adakan-perkaderan-dengan-wisata-religi/

MEREKA TIDAK MAMPU BERKATA APA-APA

Al Qadhi Imam Abu Bakar Al Baqillani bertemu dg seorang Raja Romawi yg sdg duduk dg segala kebesarannya. Raja didampingi seorang Uskup pemimpin agama Kerajaan.
Setelah Imam Al Baqillani bersalaman dg Uskup tsb, beliau menanyakan bagaimana keadaan anak istri si Uskup.
Raja dan para pembesar kerajaan yg berada di sekeliling Uskup merasa heran dan menganggap hal itu sbg pelecehan.
Mereka pun sangat tersinggung dan marah, serta menatap Al Baqillani dg penuh kebencian.
"Hai tuan-tuan," kata Imam Al Baqillani, "Kalau aku menganggap tuan Uskup mempunyai anak istri dianggap pelecehan dan penghinaan, lalu mengapa tuan-tuan menganggap Tuhan mempunyai anak?"
Merekapun tertegun dan tdk mampu berkata apa-apa.
(Buku Petuah Bijak 3, Yasin A. Muhtarom)
syaifuddin.manar@gmail.com

Sabtu, 01 April 2017

Perjuangan dakwah dalam organisasi


Ustadz Syaifuddin


QS Al Kahfi
Sesungguhnya mereka adalah pemuda yang beriman kepada Allah, lalu Allah menambahkan petunjuk kepada mereka.

Mereka 7 orang pemuda menghadapi pemerintahan yang dzolim, dan menyelamatkan  iman mereka dengan sembunyi di gua, lalu Allah menidurkan mereka 309 tahun.

Pemuda harus punya kesadaran untuk menyelamatkan aqidahnya.

Masih ada pendapat bahwa organisasi tidak ada pada zaman Rasulullah, so it is bid'ah.
Jika umat islam seperti itu maka umat islam akan mudah diperdaya oleh orang lain.

Cerita tentang orang jawa yang dipekerjakan di Suriname pada jaman belanda. Ada tiga angkatan eksodus ke Suriname. Orang jawa meskipun tidak sholat tapi tidak mau meninggalkan agamanya. Karena secara fitroh, manusia butuh Tuhan, mereka mencari Tuhan, bagaimana cara beribadah. Di jawa mereka sholat menghadap lor ngulon, mereka ratusan tahun sholat menghadap kulon. Orang Arab datang meluruskan, mereka takut. Maka dakwah itu perlu dengan bahasa kaumnya. Ajari yang penting dulu, baru merambat ke hal lain. Maka dikirimkanlah kyai Amin Kauman selama 6 bulan. Tiga bulan pertama, dia tidak pernah menyinggung soal kiblat, ketika ditanya ' Dakwah itu perlu metode, perlu waktu untuk bisa meyakini dainya. Saya membangun kepercayaan dulu. Ketika sudah yakin. Pak Amin tiba tiba sholat menghadap timur. Baru kemudian dia menjelaskan. Sebagian mengikuti kyai Amin, dan sebagian masih tetap menghadap barat. 

Dari kisah ini, urgensi organisasi.
Ali as : kebenaran yang tidak diatur secara rapi, akan dilibas oleh kejahatan yang terorganisasi

Dakwah dengan organisasi bukan bid'ah, tapi sebagai wasilah. 

Landasan hidup warga Muhammadiyah

1. Hidup manusia harus berdasar tauhid ibadah dan taat pada Allah.

Ghozali said modal muslim 2 : iman n ibadah..

Tidak ada kamusnya aktivis IMM gak sholat..

Perlu tauhid yang kuat, sebelum belajar hal hal lain. Waktu kita tidak lama, berjuanglah diatas agama Allah. Jangan sia-siakan.

2. Hidup manusia bermasyarakat.
Barang siapa tidak peduli dg umat islam, dia bukan bagian darinya.

3. Mematuhi ajaran ajaran islam dg keyakinan bahwa ajaran islam satu satunya landasan kepribadian dan ketertiban bersama dunia akherat.

Islam dinnul ayah. way of life.

Islam is the one and only. 

4. Menegakkan dan menjunjung tinggi agama islam dalam masyarakat adl kewajiban sebagai ibadah kepada Allah dan ikhsan kepada kemanusiaan.

Setiap kita punya kewajiban  menyampaikan berdakwah. 

Niatkan karena Allah.

5. Itiba pada langkah nabi  Muhammad saw.

6. Melancarkan amal usaha dan perjuangan dengan tertib organisasi.

Konsep pak AR: setiap 10 kk ada satu dai.

Kondisi dimana, teknologi informasi sering disalah gunakan untuk kemunkaran.

Islam mengakses kemajuan, ambil baik tinggalkan yang buruk.

Kesimpulan:

Setiap kita dai, berdakwahlah sesuaikan dengan keadaan yang didakwahi. Mulailah dari komunitas kita.

Apakah mungkin islam ( berbagai organisasi) di Indonesia bersatu?

Berjalan di atas satu akidah, InsyaAllah bisa bersatu. Tapi biarkan mereka berjalan dalam org dan gerakannya sendiri

Bagaimana dakwah di tempat kolot?

1. Bangun kepercayaan,
2. Betul betul perhatian dg umat, bukan sekedar keepentingan
3. Mau berkorban untuk umat, harta waktu pikiran

Bagaimana agar tidak terjebak dalam aktivitas padat, tapi miskin makna?

Waktu anugerah Allah, 2 kenikmatan yang melalaikan yaitu sehat dan waktu luang.
Pilih dan pilah aktivitas yang benar dan bermanfaat, pandailah memanajemen waktu, pelajari fikh prioritas.

Dari Catatan Angga pada Kajian IMM di Masjid UNY Wates.

JAGALAH HARGA DIRIMU

KH. Imam Zarkasyi
(Pendiri Pondok Modern Gontor)

Ketika berusia 40-50 tahun, ada yang mengajak saya nonton film di bioskop. Film itu dibintangi artis terkenal tahun 1950-an, Nurnaningsih. 

Di dalam cerita itu, Nurnaningsih menjadi gadis ‘panggilan’. Dia tinggal di suatu rumah. Sebentar-sebentar ada mobil yang datang mengambilnya dan kemudian mengembalikannya. Begitu berulang kali. 

Kemudian bintangnya satu lagi seorang pemuda bekas pejuang, masuk kota. Dia tidak punya apa-apa. Pakaiannya agak kumal. Dia tidak begitu gagah. Tapi Nurnaningsih (Nung) jatuh cinta kepada pemuda yang bernama Edy itu. 

Saat adegan berdialog antara mereka berdua, ada ungkapan yang sangat menggores hati. 

Dalam dialognya, Edy berkata kepada Nung yang isinya terkesan mengejek. "Kamu Nung, mewah. Rumahmu bagus, pakaianmu serba indah. Tapi kamu murah, bisa dibeli. 
Saya kaya. Segala apa-apa ada pada saya, hanya uang saya tidak punya.”

Sepulang menonton, kata-kata itu masih terngiang-ngiang di telinga. Saya berpikir. "Punya segala-galanya tapi tidak punya uang". 

Sesudah beberapa minggu, barulah saya mengerti cerita ini. Ternyata, orang yang masih bisa dibeli itu murah. Tidak ada harganya. 

Yang mahal itu yang tidak bisa dibeli. Ilmu tidak bisa dibeli. Orang bisa dibeli. Ada lagi yang lebih mahal dari ilmu, yaitu harga diri atau kehormatan. Inilah yang sama sekali tidak bisa dibeli. 

Orang yang pernah tidak jujur, seumur hidup tidak dipercaya. Orang yang pernah menipu, sulit mendapat kepercayaan. 

(Sumber: Majalah Gontor dg diringkas)